Selasa, 28 April 2026

Gerai Koperasi Desa Merah Putih



Pagi itu Balai Desa Mundam Sakti terasa lebih ramai dari biasanya. Meja-meja disusun melingkar, dan satu per satu pengurus Koperasi Desa Merah Putih berdatangan. Tepat pukul 09.00, Kepala Desa membuka rapat koordinasi.


Dengan nada tenang tapi tegas, beliau mulai menjelaskan. “Gerai KDMP ini kita buat bukan sekadar toko. Ini pintu masuk untuk memajukan ekonomi warga Mundam Sakti. Biar ibu-ibu nggak jauh-jauh beli sembako, biar petani gampang dapat pupuk, dan hasil panen kita ada yang nampung dengan harga layak.”


Semua yang hadir mengangguk setuju. Lalu Kepala Desa menggelar peta desa dan menunjuk tiga titik. 


“Titik pertama, eks Gedung Serbaguna di RT 02. Gedungnya udah ada, tinggal renovasi atap. Lokasinya di jalan utama, pas di jalur truk dan dekat pasar mingguan. Parkirnya luas.”


“Titik kedua, tanah kas desa di depan SDN 1 Mundam Sakti. Strategis karena ramai wali murid tiap pagi. Tapi kita harus urus izin tata ruang dulu.”


“Terakhir, sebagian Balai Desa sisi timur. Enaknya, nggak perlu bangun dari nol dan aman. Tapi lahan parkirnya sempit, nanti susah buat bongkar muat.”


Ketua KDMP kemudian angkat bicara. “Kami di koperasi butuh tempat yang gampang dijangkau petani pulang dari ladang, ada ruang buat truk masuk, dan cukup ramai biar usaha jalan. Dari tiga pilihan tadi, kami condong ke eks Gedung Serbaguna. Bangunannya udah ada, tinggal poles sedikit.”


Diskusi mengalir. Perangkat desa menambahkan hitungan biaya, tokoh masyarakat menimbang dampak ke warga sekitar. Setelah hampir satu jam, akhirnya semua sepakat: gerai KDMP akan dibangun di eks Gedung Serbaguna RT 02, Desa Mundam Sakti.


Sebelum menutup rapat, Kepala Desa berpesan, “Ini koperasi milik kita bersama. Saya minta pengurus kerja transparan, warga Mundam Sakti ikut mengawasi. Target kita, bulan depan gerai sudah bisa buka dan langsung melayani.”


Rapat ditutup dengan terbentuknya tim kecil untuk survei bangunan, hitung RAB, dan urus izin. Semua pulang dengan satu harapan yang sama: gerai KDMP bisa benar-benar jadi denyut baru ekonomi Desa Mundam Sakti.

Jumat, 03 April 2026

 


TEKNOLOGI SOSMED MENJADIKAN SEMUA WARGA BANGSA MAMPU MENJADI PEMBERITA

dokumentasikan, beritakan ke dunia karya-karya pembangunan desa Anda, inovasi dan kemajuan untuk menjadi inspirasi desa-desa yang lain di negeri Kita NKRI🇮🇩.. kalau ada desa yang mandiri menjadi pusat perhatian masyarakat untuk membeli produk UMKM nya maka tentu desa yang lain dapat ATM.. amati tiru dan modifikasi.. ada terdapat desa memanfaatkan teknologi energi surya dan terbarukan tentu desa yang lain bisa karena ada di wilayah geografis yang sama.. ada desa unggul di wisata, pertanian, ternak, perikanan dan teknologi pasca panen tentu dapat ditiru karena kita memiliki waktu dan peluang belajar yg sama.. sat set fokus untuk capaian maju dan maju akan memberi arti hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara.. lupakan narasi intrik siasat yang tak berdampak positif tanpa manfaat kemandirian desa...  benamkan diri pada progres cipta legacy yang punya arti.. untuk  hari ini berkelanjutan.. Bangun Desa Bangun Indonesia.. Desa Terdepan untuk Indonesia  #TPPKerjaBerdampak #KaryaDesaBerdaya

Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Pagi itu Balai Desa Mundam Sakti terasa lebih ramai dari biasanya. Meja-meja disusun melingkar, dan satu per satu pengurus Koperasi Desa Mer...